Langsung ke konten utama

Kids-Friendly Spots: Singapore Zoo & ArtScience Museum



Selain menjajal restoran - restoran halal, kita juga berencana untuk datengin beberapa attraction spots yang kids-friendly di Singapura. Tadinya udah bikin itinerary ke 4 tempat, tapi apa daya, namapun bawa anak kicik dan ibu hamil hahaha jadi gak mau maksain pas badan udah berasa linu :D jadi hanya sempat ke 2 tempat ini. But still, we were zuper happy and thrilled! 

Singapore Zoo
Address: 80 Mandai Lake Road - Singapore 729826
Opening Hours: 8.30 AM - 6.00 PM
Ticket Price: Adult SGD 33, Kids Above 3yo SGD 22
How to get there: By Bus (Choa Chu Kang & Ang Mo Kio Station) & Taxi 




Ini adalah tujuan utama jalan-jalan ke Singapore kali ini. Sebelumnya athira udah pernah kita ajak ke Kebun Binatang Ragunan dan Taman Safari, walaupun dengan fasilitas yang so so tapi anaknya sih gak peduli tetep ajaa girang liat gajah and friends :) Jadi ini sih murni emaknya aja yang penasaran hehehe setelah 20 tahun yang lalu terakhir ke Singapore Zoo, penasaran apakah tempat ini masih oke banget.

Perjalanan ke Zoo memakan waktu sekitar 90 menit dari kawasan Bugis, lumayan jauh jadi pastiin aja kita dan anak-anak udah sarapan pagi yang cukup, trus jangan lupa bawa cemilan dan air mineral. Sesampainya disana langsung disambut 2 entrances; Singapore Zoo dan River Safari Zoo -- Dua2nya seru sih! Tapi klo bawa toddler lebih baik ke Zoo (lagian anaknya juga belon pernah hehe). Tiket booth-nya sama jadi sebenernya klo punya waktu seharian bisa beli tiket terusan (parkhopper ticket) ke dua tempat tersebut. 

Abis beli tiket, masuk dan langsung ketemu berbagai jenis monyet kecil yang dilepas begitu aja. Tapi gak seperti di Monkey Forest Bali yang kadang agak liar, disini monyetnya entah mengapa tertib banget gak pernah turun-turun ke parthwalk nya para turis. Jadi kita pun tenang gak perlu deg-degan takut barang kita diusilin si monski. 








Di Singapore Zoo dibagi dalam beberapa zona, untuk muterin seluruh zona bisa dengan berjalan kaki atau naik trem (per orang dikenakan SGD 5 untuk all day service). Again, karena alasan bumil dan anak kicik, kita pun naik trem sekalian untuk menghemat waktu juga. Walaupun kekurangan naik trem yaaa kita paling cuman bisa liat binatang2 superstar seperti singa, gajah, harimau dsb. Untuk hewan seperti kupu-kupu, kumbang dan reptil2, kita kudu turun dan masuk ke zona-zona kecil lagi. Jadi begitu selesai naik trem, karena belum capek jadi kita muter lagi deh hehehe ternyata gak sejauh itu juga. 

Di setiap jam nya hampir selalu ada animal show, jadi pastiin aja kita selalu bawa peta supaya gak ketinggalan show-show nya :) Setelah capek bertegur sapa sama binatang, untuk pilihan makanan halal kita bisa melipir ke Ah Meng Restaurant atau KFC. Harganya gak terlalu overpriced kok, jadi gak usah repot-repot bawa bekel makan siang dari berangkat ya hehe. 



Setelah makan siang, kita menuju zona yang pasti bakal jadi favorit anak kicik yaitu Wet Play Area! Emang seru banget sih, tempatnya luas dan bersih banget untuk anak-anak. Jadi klo kesini jangan lupa bawa baju berenang dan baju ganti untuk anak & pendampingnya. Main di area ini sekitar 1 jam dan bundanya nunggu manis di KFC huehuehue! Untuk ruang ganti nya juga lengkap disini, walaupun space nya gak terlalu besar, alhasil banyak anak bocah yang akhirnya ganti di kursi-kursi tunggu aja (termasuk anak ekeeeh). Di Wet area ini juga ada beberapa atraksi seperti pony ride, carrousel dan pet-zone. Tentu aja anak kicik gak mau melewatkan semuanyaa! kecuali untuk pony ride yang ternyata minimum harus setinggi 110 cm :') cian ucrit!





Gak lama keluar dari Rainforest Kidzworld, anaknya langsung pules bobo di stroller. Jadinya yaudah sambil arah pulang, ayah bundanya macam kegirangan pacaran di bonbin (pacaran = jalan berdua pegangan tangan maksudnyaaa). Setelah punya anak kan jarang bener momen-momen macam gini haha #curcol


Well, overall untuk jumlah binatang yang ada disini (kynyaa dan gw rasa) lebih sedikit dibanding di Malang Secret Zoo, tapi klo dibandingkan dengan pemandangan dan "keaslian" serta jarak antar habitat binatang yaaa Singapore Zoo menang banyaak sih. Jadi klo ada statement yang bilang mending ke malang aja, klo gw sih mending dua-duanya hahahahaha! karena yaa memang keunggulannya beda bangeeet. Klo di Singapore Zoo gak hanya belajar tentang fauna tapi juga flora (mirip kebun raya bogor lah) dan areanya luas bangeeet, jadi gak bakal berdesakan seperti di Secret Zoo Malang (di kala weekend dan libur nasional). 


ArtScience Museum
Address: Marina Bay Waterfront
Opening Hours: 10 AM - 7 PM
Ticket Price: Adult SGD 17, Kids Above 2yo SGD 10 (harga berbeda pada tiap exhibitions)
How to get there: MRT (Bayfront Station), Bus & Taxi


Pertama kali si bunda kesini itu tahun 2012 awal ketika masih baru launching and I was mesmerized! Mungkin karena pas exhibitionnya Dali juga kali yaaa. Jadi kunjungan kali ini semacam nostalgia gituuu dan berharap dapet experience yang sama hehe. Di ArtScience Museum terbagi dalam beberapa exhibition area, jadi dalam satu period bisa diadain sekitar 3-4 exhibitions, ada yang khratisss ada juga yang berbayar. Klo yang gratis biasanya untuk exhibition dengan level excitement yang biasa aja hehehe, klo yang luar biasa udah pasti bayar :D Karena space nya terbatas, jadi tiap exhibition dibikin per kloter, 1 kloter dikasih waktu 1,5 jam untuk explore exhibitionnya, yang mana pasti sangat cukup sih mengingat space juga gak terlalu besar. 

Hari itu di Artscience ada 3 exhibitions yaitu: Future World Where Art Meet Science, Big Bang Data dan Vam Cleef & Arpels Jewelry Showcase. Dari ketiganya yang paling kids-friendly tentu aja Future World, jadi itu yang kita pilih :) Sejujurnyaaa pas kesini, pas anak kicik juga lagi semacam sugar rush jadi emaknya boro-boro baca-baca tentang installationnya, yang ada ngacir kesana kemari ngejar anak bocah yang giraang banget liat instalasi lampu yang dibikin sedemikian rupa jadi menarik bangeet. Jadi yaudah, mom just being a mom, just living the momen *pasang lagu yoga* kalemin aja ikutin aja bocah yang penting hepi haha! 







Secara garis besar, installation disini ceritanya merupakan grafitti tapi versi digital, jadi kita berasa lagi di dunia fantasi (bukan dufan yaa) dan karena ceritanya ini dunia masa depan (yang mana untuk generasi selanjutnya) jadi instalasi disini sangat kids-friendly cenderung kekanak-kanakan karena banyak instalasi berbentuk perosotan (yang beneran bisa dinaikin anak dan dewasa), bola dan kubik besar yang instagramable bangeet, lalu animation screen dimana kita bisa gambar lalu gambar kita muncul di screen. Jadi gak heran banyak banget pasangan muda yang bawa anak-anaknya berakhir pekan disini. Overall, exhibitionnya kereeen dan mudah dimengerti walaupun dengan space yang terbatas. Yang penting anaknya hepi, bunda pun hepi! 


Kalo punya banyak waktu, bisa melipir sekalian ke Garden by the Bay yang letaknya cukup berdekatan, karena kita semua (kecuali anak kicik) udah pernah, jadi gak kesana lagi deh. Klo pengen nge-mall tinggal jalan beberapa langkah menuju The Shoppes! 

Well. see you in another kids-friendly recommended spots! :) Happy Friday Y'all

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review: Perjalanan 'Mencari' Breastpump

Bisa dibilang bunda adalah Ratu Breastpump! Gak bercanda kok beneran ratu, secara segala rupa breastpump udah dicobain huahuahua *sambil pake mahkota and selendang bulu bulu*
Pas Athira masih ada di dalem perut bunda, salah satu hal yang paling bunda concern adalah soal breastpump. Kenapa? Yaaa karena namanya juga wanita karir yaaa kan, harus dong pompa pompa kumpulin tetes demi tetes ASI. Pas hamil awal-awal udah browsing berbagai forum mama urban dan tanya temen kanan kiri. Review nya macem - macem dan makin bikin bingung. Tapi setelah gundah gulana selama beberapa saat, akhirnya bunda menetapkan pilihan pada *jreng jreng*..... Breastpump Manual! 
Gosip punya gosip, manual tuh kemungkinan sakitnya lebih kecil terus hisapannya bisa disesuaiin pake feeling pas dapet LDR nya (fyi for newbie, LDR tuh bukan lagunya Raisa, tapi... Let-Down Reflex; gampangnya sih keadaan dimana si Ibu dan bayi merasa rileks dan nyaman ketika menyusui, sehingga ASI yang keluar pun jadi deraaas bgt, biasany…

Preeklamsia pada Kehamilan Kedua

Assalamualaikum, selamat pagi! Hari ini pengen berbagi tulisan tentang preeklamsia, penyakit yang sempat saya alami di kehamilan yang pertama. 
Well, first of all, apakah itu preeklamsia? sebuah komplikasi pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan tanda-tanda kerusakan organ, misalnya kerusakan ginjal yang ditunjukkan oleh tingginya kadar protein pada urine (proteinuria).

Hello Adik Kicik!

Alhamdulillah di tahun 2016 ini, dikasih amanah lagi untuk memiliki anak kedua. Hari ini umur kandungannya sudah memasuki minggu ke-10, yes... still long way to go! Belum melewati trimester pertama, artinya masih harap harap cemas, semoga bayinya kuat dan sehat! Aamiiin...